Peduli Anak Yatim

Peduli Anak Yatim

Kamis, 12 Juli 2018

Cara Transfer Pulsa pada kartu Prabayar Sudani (Khartoum, Sudan)

Cara Transfer Pulsa pada kartu Sudani (Kartu Prabayar)

Ketik instruksi berikut pada HP anda, kemudian tekan tombol telp pada keypad
  *303*Jumlah*012X XXXXXX*0000#
( 012XXXXXXX ) Nomor Penerima
(Jumlah)              Jumlah nominal Pulsa yang mau ditransfer

Note : Ketik Tanpa menggunakan Spasi


Selamat Mencoba


12 Juli 2018

Khartoum, Sudan

Rabu, 11 Juli 2018

Ibadah haji dari Perwakilan RI (KBRI Khartoum) Sudan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Segala puji bagi Allah subhanahu wata’ala
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Rasulullah sholallahu alaihi wassalam
Sesungguhnya Balasan bagi haji mabrur adalah Surga, berdasarkan sabda Nabi Shalallaahu alaihi wasalam :
الْعُمْرَِةُ إِلَى الْعُمْرِةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَ الْحَجُّ الْمَبْرُوْرُ 
لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةَ
“Umrah (yang pertama) kepada umrah yang berikutnya sebagai kaffarat (penghapus) bagi (dosa) yang dilakukan di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya, melainkan Surga.” ( HR. Malik, al-Bukhari, Muslim, at-Tirmidzi, an-Nasa-i dan Ibnu Majah). Lihat Shahih at-Targhiib No. 1096. )
  • PENDAHULUAN
  • Ibadah Haji diwajibkan atas orang-orang yang mampu
Ibadah Haji merupakan ibadah dalam rukun islam yang ke 5 dan di wajibkan atas orang-orang yang mampu. Apabila kita renungi sesungguhnya Allah tidak mengundang hambanya yang mampu, tetapi Allah akan memampukan hambanya yang diundang.
Mari kita lihat banyak sekali orang yang menurut pandangan manusia tidak akan bisa melakukan ibadah haji, tetapi atas seijin Allah, meraka bisa berangkat ke tanah suci.
  • Ibadah Haji bagi Pegawai Dinas Luar Negeri (PDLN)
Bagi kita Pegawai Dinas Luar Negeri (PDLN) yang ditugaskan pada perwakilan Republik Indonesia di luar Negeri, sangat terbuka peluang untuk melakukan ibadah ini. Karena Allah sudah memberikan kemudahan yang insyaAllah dapat kita manfaatkan. Yaitu nikmat Kesempatan
  • Previlege khusus bagi korps diplomatik
Pada Setiap kedutaan saudi yang ada di negara tempat kita  bertugas, setiap perwakilan asing diberikan previlege karena bekerja sebagai Duta bangsa. Setiap kedutaan saudi diberikan jatah atau semacam kuota untuk diberikan kepada kedutaan asing di negara tersebut, termasuk kedutaan/perwakilan Indonesia.
Menurut pengamatan kami, kuota ini tidak mengambil kuota dari warga negara setempat tetapi memang dikhususkan untuk pihak-pihak yang memiliki hubungan diplomatik dengan kedutaan saudi tersebut (kuota Khusus).
Sebenarnya di negara yang mayoritas penduduknya non muslim lebih gampang untuk dapat memanfaatkan previlege ini karena kuota yang diambil oleh perwakilan asing di negara setempat sangat sedikit sehingga kesempatan untuk mendapatkan visa lebih besar.
  • Memang ibadah haji ini merupakan panggilan dari Allah, baik itu dari sisi materi, kesempatan maupun niat
  • Perbedaan aturan mendapatkan visa Haji di setiap negara
Kami pernah membawa orang tua untuk melakukan ibadah haji, ternyata ada kesulitan tersendiri dalam mengurus orang tua untuk melakukan ibadah haji di Khartoum, Sudan. Pada di kedutaan saudi di Sudan atau di negara lain, diplomat yang terdaftar dalam database mereka hanya keluarga inti / yang mempunyai paspor diplomatik / yang memiliki hak diplomatik. Contohnya adalah diplomat, istri/suami dan anak
Pada KBRI Khartoum, ada pengalaman dari beberapa keluarga yang tidak diberikan kesempatan oleh Allah untuk melakukan ibadah haji, salah satunya adalah dua orang diplomat beserta keluarga inti yang tahun 2015 tidak mendapatkan visa dari kedutaan saudi. Padahal mereka berstatus diplomat dan keluarga inti yang semuanya mempunyai paspor diplomatik.
Pada waktu itu kami selalu mendapat arahan dari Bapak Dubes RI untuk selalu berpesan pada orang tua bahwa kami tidak 100 % berangkat, tetapi ada kemungkinan tidak berangkat seperti halnya tahun sebelumnya.
Waktu itu kami membawa Bapak, Ibu, Bapak mertua, dan ibu mertua sehingga total kami sekeluarga berangkat 6 orang.
Dari beberapa teman di perwakilan lain, seperti contohnya baku, sangat gampang sekali keluarga mendapatkan visa haji, selama keluarga tersebut mendapatkan semacam kartu penduduk lokal oleh pemerintah setempat. Teman di Baku berangkat bersama 2 orang tua dan 1 mertua, jadi total 5 orang. Dan cepat sekali mendapatkan visa haji
Di negara lain contohnya beirut, kedutaan saudi di negara setempat sangat mudah sekali memberikan visa haji untuk keluarga / orang tua diplomat. Tetapi dalam hal ini kesulitan di negara setempat adalah ijin tinggal yang tidak mudah diberikan oleh keluarga / orang tua, jadi masalahnya ada di negara setempat (bukan pada kedutaan saudi nya)
Ada juga dubes abuja yang telah melakukan pendekatan dengan dubes saudi di wilayah akreditasi, dubes saudi sangat welcome menyambut dan menyatakan berulang kali bahwa akan membantu untuk mendapatkan visa haji. Tapi kenyataan dilapangan agak berbeda karena persyaratan yang diberikan sangat banyak dan harus mendapatkan mu’asasah / yayasan di negara saudi yang akan menjamin dubes abuja. Tetapi pada akhirnya beliau mendapatkan visa.
Tetapi yang perlu kami ingatkan di sini adalah pendekatan jauh-jauh hari dengan kedutaan saudi mengenai persyaratan apa saja yang dibutuhkan di kedutaan saudi tempat anda bertugas, karena pada tiap-tiap kedutaan saudi memiliki syarat-syarat atau ketentuan yang sangat berbeda disamping memang ibadah haji merupakan panggilan dari Allah.
  • Pendekatan Dubes RI Khartoum kepada Dubes Saudi
Pada awalnya kami menganggap pendekatan yang dilakukan oleh bapak Dubes RI cukup untuk dapat melakukan lobi dalam mendapatkan visa haji, tapi ternyata hal tersebut belum cukup sebagai jaminan.
Bapak dubes RI Khartoum melakukan 6 kali pertemuan dengan dubes saudi pada saat acara yang mereka hadiri berdua, bapak dubes menyampaikan bahwa ada staff KBRI dan keluarga yang akan melakukan ibadah haji, dan dubes saudi menyatakan akan membantu proses mendapatkan visa.
Tapi ternyata kenyataan dilapangan tidak sama dengan apa yang dijanjikan oleh dubes saudi tersebut, pada kedutaan saudi yang ada di khartoum, yang memegang kendali penuh dalam pengeluaran visa haji adalah konsul kedutaan saudi.
Yang jelas untuk mendapatkan visa haji kita tidak boleh bergantung pada protokol KBRI tempat kita bertugas, tetapi cobalah untuk melakukan pendekatan maupun lobi-lobi secara langsung yang tentunya dengan bantuan protokol atau staff protokol. Perlu ada hal-hal yang harus dikompromikan disini, tetapi pendekatan kepada kedutaan saudi sangatlah krusial (dan tentunya jangan lupa untuk selalu berdo’a kepada Allah subhanahu wa ta’ala).
  • Perkenalkan diri sebagai Diplomat
Jangan segan untuk memperkenalkan diri anda sebagai diplomat pada kedutaan tempat anda bekerja, karena sebenarnya anda adalah diplomat (secara status dari sudut pandang pihak luar).
  • Do’a dan kepasrahan harus selalu dilakukan dalam mendapatkan visa haji
TATA CARA HAJI DARI PERWAKILAN
  • Menggunakan jasa Koperasi Jeddah
Sejak tahun 2015 ada edaran dari kementerian luar negeri saudi bahwa sejak tahun 2016 seluruh perwakilan asing tidak boleh lagi ikut campur dalam urusan visa haji maupun umroh. Maka koperasi jeddah sejak tahun 2016 tidak lagi menggunakan previlege dari KJRI Jeddah.
Pada tahun 2016 koperasi jeddah mematok harga sekitar $4000 per-orang. Dan visa harus dicari sendiri oleh orang yang mau berangkat haji dari negara tempat bertugas. Keuntungan bergabung dengan koperasi jeddah tentu saja masalah mu’asasah atau yayasan yang dapat menjamin kita selama di saudi. Hal ini apabila ada persyaratan seperti yang diajukan oleh kedutaan saudi yang ada di Abuja, Nigeria.
Fasilitas selama haji akan ditanggung oleh koperasi seperti konsumsi, pemondokan, dll. Tiket setahu kami juga termasuk dalam jasa mereka. (hal ini bisa ditanyakan kembali kepada rekan di jeddah)
  • Menggunakan travel dari Indonesia
Tahun 2014 teman dari KBRI Khartoum melakukan ibadah haji dengan biaya  yang relatif murah bila dibandingkan koperasi jeddah, yaitu sekitar $1700
Pada tahun 2016 kami pernah berniat untuk melakukan ibadah haji dengan bantuan travel tersebut, dan dipatok harga sekitar $2100.
Prosesnya hampir sama dengan koperasi jeddah dimana kita harus mencari visa sendiri di negara tempat kita bertugas, nantinya akan bertemu dengan travel tersebut di mekkah atau madinah.
Keuntungan dengan menggunakan bantuan travel adalah tidak perlu lagi mengurus akomodasi berupa hotel, konsumsi dan pemondokan selama di tanah suci tetapi sudah di handle semua oleh travel tersebut kecuali tiket pesawat. Kita tetap harus mencari sendiri tiket pesawat dari negara asal ke saudi arabia.
  • Melakukan Haji Mandiri
Haji mandiri dalam bahasa arab disebut furodha, Haji mandiri dari berbagai negara sangat banyak sekali bahkan ribuan.
Kami waktu itu ikut dalam rombongan haji mandiri dari kawasan timur tengah, bersama orang sudan, mesir, abu dhabi, suriah dan negara timur tengah lain.
Karena mandiri, maka kita harus mengurus sendiri akomodasi berupa hotel, konsumsi dan pemondokan selama di tanah suci. Kemudian transportasi dari jeddah ke madinah, mekkah ke madinah dst.

11 Juli 2018

Khartoum, Sudan

Program Wakaf Roti di Khartoum, Sudan


Program ini merupakan inisiatif dari universitas omdurman yang melihat kenaikan harga roti telah menimbulkan gejolak di masyarakat Sudan, khususnya kalangan bawah. Seperti kita ketahui bersama bahwa beberapa waktu yang lalu terjadi kenaikan harga roti yang sebelumnya 0.5 sdg menjadi 1 sdg,dan sempat terjadi demo karena kenaikan ini, sehingga ada korban jiwa.

Universitas Omdurman membagikan gantungan diatas, yang bertuliskan wakaf Roti sehingga orang yang mempunyai rejeki lebih bisa menyisihkan rotinya pada tempat yang disediakan.

Pada Gantungan tersebut tertulis wakaf Roti dan dibawahnya lagi ada tulisan yang menyemangati kita roti sedikit dan barokahnya banyak , kemudian dibawahnya juga tertulis hadits Rasulullah yang berbunyi "Obatilah orang-orang yang sakit diantara kalian dengan sedekah'

Program ini sangat bagus sekali karena sangat mengena dan bisa langsung diaplikasikan tanpa harus menunggu uang terkumpul banyak, karena sedekah 10 atau 20 sdg (sudanese pounds) dapat menyambung hidup orang-orang sudan yang sedang kesusahan.

Smoga amalan kita ditrima oleh Allah SWT...aamiin



11 Juli 2018

Khartoum, Sudan

Kamis, 11 September 2014

Tips naik kereta KRL (Commuter Line)


Assalamualaikum, 
Pertama-tama mari ucapkan puji syukur ke hadirat Allah karena nikmat yang telah diberikan kepada kita semua, nikmat kesehatan, terutama nikmat iman dan nikmat Islam. (sehingga anda bisa membaca sedikit blog saya) 

Ada sedikit tips dari saya untuk anda para pengguna kereta KRL (Commuter Line): 
1. Sebelum berangkat ke Stasiun jangan lupa berdo'a dan niatkan perjalanan anda ke tempat kerja karena Allah (kalau saya insyaAllah saya niatkan Jihad Fisabilillah mencari nafkah untuk keluarga, karena takutnya terjadi sesuatu dengan kereta yang saya tumpangi) *maaf agak lebay 

2. Siapkan fisik dan mental karena ketika naik kereta KRL (Commuter Line) selalu ada gangguan dan hal yang tidak mengenakkan terjadi 
*Note : jumlah peminat KRL adalah 600 ribu penumpang perhari (Mei 2014). 

3. Apabila terjadi gangguan kereta KRL (Commuter Line), baik itu 10 menit, 15 menit maupun 30 menit. Usahakan untuk naik kereta ke-3 atau ke-4 karena setelah terjadi keterlambatan, maka para penumpang akan berebut untuk naik kereta yang ke-1 ke ke-2. 
Misalkan anda naik di Stasiun Juanda arah Bogor, meskipun pada saat anda naik tidak "tidak terlalu penuh", pada saat stasiun selanjutnya penumpang akan terus bertambah dan semakin berdesak-desakan apabila anda naik kereta ke-1 atau ke-2. jadi ketika anda naik kereta ke-3 atau ke-4, maka jumlah penumpang akan menurun dan anda bisa berdiri dengan nyaman. 

4. Perlu saya jelaskan persepsi saya mengenai naik kereta KRL (Commuter Line) yang nyaman. Persepsi saya mengenai kereta KRL (Commuter Line) yang nyaman adalah ketika bisa berdiri dengan nyaman. karena hampir tidak mungkin untuk seorang laki-laki sehat untuk bisa duduk di kereta KRL (Commuter Line), kecuali bila anda naik ke arah stasiun kota dulu (apabila perjalanan kota-bogor) dan ke arah bogor dulu (apabila perjalanan bogor-kota). 

5. Apabila ada yang tidak menyenangkan dari orang disekitar anda, contohnya ; 
a. ibu-ibu yang bawa tas keras trus digunakan berdesakan dengan kita 
b. Orang yang berdiri ditengah-tengah, atau berbelakangan dengan kita tapi tidak mau berpegangan 
c. laki-laki/wanita yang bawa tas didepan trus digunakan sebagai tameng dengan kita
d. mainan hp dan tidak mau berpegangan

Saran saya adalah utarakan apa yang anda rasakan sehingga mereka tahu bahwa kita terganggu dengan perbuatan yang "tidak sengaja" mereka.
misalkan a. bu, mari saya bantu meletakkan tas nya di atas (bagasi atas). atau b. pak, minta tolong pegangan dong. atau c. tasnya tidak ditaruh diatas aja pak/bu. mungkin kebanyakan orang akan marah-marah dan membentak atau diam saja.
Dari pengalaman saya selama ini, ketika ngomong apa yang kita rasakan, maka mereka akan tahu dengan apa yang kita alami dan akan berpikir.

Dari jumlah 600 ribu penumpang perhari tersebut, sebenarnya masih banyak orang-orang baik yang mau bertenggang rasa dan orang baik. tetapi pada saat kita bertemu dengan 1 atau 2 orang yang "tidak baik" maka kebaikan orang-orang yang lain tidak akan kelihatan.

Kamis, 31 Maret 2011

Kenapa harus wanita solihah?

Oleh: Yusuf Al Bahi

Bismillah..

Terkadang orang heran dan bertanya, kenapa harus mereka?

Yang bajunya panjang, tertutup rapat, dan malu-malu kalau berjalan..

Aku menjawab.. Karena mereka, lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini..

Ada juga yang bertanya, mengapa harus mereka?

Yang sama laki-laki-pun tak mau menyentuh, yang kalau berbicara ditundukkan pandangannya.. Bagaimana mereka bisa berbaur…

Aku menjawab.. Tahukah kalian.. bahwa hati mereka selalu terpaut kepada yang lemah, pada pengemis di jalanan, pada perempuan-perempuan renta yang tak lagi kuat menata hidup. Hidup mereka adalah sebuah totalitas untuk berkarya di hadapan-Nya.. Bersama dengan siapapun selama mendatangkan manfaat adalah kepribadian mereka.. Untuk itu, aku menjamin mereka kepadamu, bahwa kau takkan rugi memiliki mereka, kau takkan rugi dengan segala kesederhanaan, dan kau takkan rugi dengan semua kepolosan yang mereka miliki.. Hati yang bening dan jernih dari mereka telah membuat mereka menjadi seorang manusia sosial yang lebih utuh dari wanita di manapun..

Sering juga kudengar.. Mengapa harus mereka?

Yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung, yang menghindar ketika sms-sms pengganggu dari para lelaki mulai berdatangan, yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak berpacaran.. bagaimana mereka bisa romantis? bagaimana mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta, apalagi jatuh cinta?

Aku menjawab..

Tahukah kamu.. bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka kebeningannya harus selalu kita jaga. Fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban, keberanian untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian.

Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita lainnya.. Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.. Mereka mencintaimu karena-Nya, berkorban untukmu karena-Nya, memberikan segenap kasihnya padamu juga karena-Nya… Itulah yang membedakan mereka..
Tak pernah sedetikpun mereka berpikir, bahwa mencintaimu karena fisikmu, mencintaimu karena kekayaanmu, mencintaimu karena keturunan keluargamu.. Cinta mereka murni.. bening.. suci.. hanya karena-Nya..

Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda… Mereka menjadi anggun, seperti permata-permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia. Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi lelaki paling bahagia..

Sering juga banyak yang bertanya.. mengapa harus mereka?

Yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca Al-Qur’an dibanding ke salon, yang lebih sering menghabiskan harinya dari kajian ke kajian dibanding jalan-jalan ke mall, yang sebagian besar waktu tertunaikan untuk hajat orang banyak, untuk dakwah, untuk perubahan bagi lingkungannya, dibanding kumpul-kumpul bersama teman sebaya mereka sambil berdiskusi yang tak penting. Bagaimana mereka merawat diri mereka? bagaimana mereka bisa menjadi wanita modern?

Aku menjawab..

Tahukah kamu, bahwa dengan seringnya mereka membaca al Qur’an maka memudahkan hati mereka untuk jauh dari dunia.. Jiwa yang tak pernah terpaut dengan dunia akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.. Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka, mereka menjadi orang yang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya, karena dunia bukanlah tujuannya. Mereka akan dengan mudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan orang banyak dibanding menghabiskannya untuk diri sendiri. Kesucian ini, hanya akan dimiliki oleh mereka yang terbiasa dengan al Qur’an, terbiasa dengan majelis-majelis ilmu, terbiasa dengan rumah-Nya.

Jangan khawatir soal bagaimana mereka merawat dan menjaga diri… Mereka tahu bagaimana memperlakukan suami dan bagaimana bergaul di dalam sebuah keluarga kecil mereka. Mereka sadar dan memahami bahwa kecantikan fisik penghangat kebahagiaan, kebersihan jiwa dan nurani mereka selalu bersama dengan keinginan yang kuat untuk merawat diri mereka. Lalu apakah yang kau khawatirkan jika mereka telah memiliki semua kecantikan itu?

Dan jangan takut mereka akan ketinggalan zaman. Tahukah kamu bahwa kesehariannya selalu bersama dengan ilmu pengetahuan.. Mereka tangguh menjadi seorang pembelajar, mereka tidak gampang menyerah jika harus terbentur dengan kondisi akademik. Mereka adalah orang-orang yang tahu dengan sikap profesional dan bagaimana menjadi orang-orang yang siap untuk sebuah perubahan. Perubahan bagi mereka adalah sebuah keniscayaan, untuk itu mereka telah siap dan akan selalu siap bertransformasi menjadi wanita-wanita hebat yang akan memberikan senyum bagi dunia.

Dan sering sekali, orang tak puas.. dan terus bertanya.. mengapa harus mereka?

Pada akhirnya, akupun menjawab…

Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka, takkan mampu kau pahami sebelum kamu menjadi lelaki yang shalih seperti mereka..

Yang pandangannya terjaga.. yang lisannya bijaksana.. yang siap berkeringat untuk mencari nafkah, yang kuat berdiri menjadi seorang imam bagi sang permata mulia, yang tak kenal lelah untuk bersama-sama mengenal-Nya, yang siap membimbing mereka, mengarahkan mereka, hingga meluruskan khilaf mereka…

Kalian yang benar-benar hebat secara fisik, jiwa, dan iman-lah yang akan memiliki mereka. Mereka adalah bidadari-bidadari surga yang turun ke dunia, maka Allah takkan begitu mudah untuk memberikan kepadamu yang tak berarti di mata-Nya… Allah menjaga mereka untuk sosok-sosok hebat yang akan merubah dunia. Menyuruh mereka menunggu dan lebih bersabar agar bisa bersama dengan para syuhada sang penghuni surga… Menahan mereka untuk dipasangkan dengan mereka yang tidurnya adalah dakwah, yang waktunya adalah dakwah, yang kesehariannya tercurahkan untuk dakwah.. sebab mereka adalah wanita-wanita yang menisbahkan hidupnya untuk jalan perjuangan.

Allah mempersiapkan mereka untuk menemani sang pejuang yang sesungguhnya, yang bukan hanya indah lisannya.. namun juga menggetarkan lakunya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang malamnya tak pernah lalai untuk dekat dengan-Nya.. yang siangnya dihabiskan dengan berjuang untuk memperpanjang nafas Islam di bumi-Nya.. Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang cintanya pada Allah melebihi kecintaan mereka kepada dunia.. yang akan rela berkorban, dan meninggalkan dunia selagi Allah tujuannya.. Yang cintanya takkan pernah habis meski semua isi bumi tak lagi berdamai kepadanya.. Allah telah mempersiapkan mereka untuk lelaki-lelaki shalih penghulu surga…

Seberat itukah?

Ya… Takkan mudah.. sebab surga itu tidak bisa diraih dengan hanya bermalas-malasan tanpa ada perjuangan…

sumber: dakwatuna.com

Rabu, 09 Maret 2011

Do'a pernikahan Fatimah Az zahra

"Semoga Allah SWT menghimpun yang terserak dari keduanya memberkati mereka berdua,
meningkatkan kualitas keturunannya sebagai pembuka pintu rakhmat, sumber ilmu dan hikmah serta pemberi rasa aman bagi umat."
(Doa Nabi Muhammad SAW, pada pernikahan putrinya Fatimah Az Zahra dengan Ali bin Abi Thalib)

Jumat, 04 Maret 2011

do'a untuk memperbaiki keturunan

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

(Wahai Robb kami, karuniakanlah pada kami dan keturunan kami serta istri-istri kami penyejuk mata kami. Jadikanlah pula kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa) (QS. Al Furqon:74)

TRAH KASAN ASMO

  *TRAH KASAN ASMO* Sebuah komunitas trah yang dibangun dengan dasar silaturahmi dan rasa persaudaraan yang tinggi Mereka melakukan se...